Sunday, November 17, 2013

KEKUATAN DIRI SENDIRI - KEKUATAN DALAMAN

Oleh : Pak Agus

Sebagian besar orang yang belajar Metafsika biasanya bermimpikan untuk menjadi sakti, berangan angan untuk tampil beda dengan orang kebanyakan, terlebih dalam hal kemampuan. Umumnya sih begitu. Apa itu salah. Tidak, keinginan yang seperti itu sah sah saja. Banyak tayangan televisi yang mengangkat soal itu. Untuk gampangnya kemampuan yang seperti itu kita sebu t saja dengan kemampuan “supranatural”.

Kemampuan supranatural itu misalnya seperti, tahan pukul, kebal bacok, mampu memecahkan balok ataupun baja, mengalihkan hujan, mengusir mahluk halus jahat, mengisi benda biasa menjadi benda bertuah, dan masih banyak lagi. Didalam kitab suci Al Quran banyak kita temui peristiwa yang luar biasa yang dialami oleh orang orang jaman dahulu. Bagaimana Ibrahim a.s dibakar oleh raja Namrud, tetapi sedikitpun kulitnya tidak lecet, bagaimana pada jaman Sulaiman a.s ada seorang pengikutnya yang mampu memindahkan singgasana ratu Balqis dari Yaman ke Palestina dalam waktu sekejap. Dan bagaimana pula Sulaiman a.s sendiri mampu berbicara dengan binatang, mampu memerintahkan jin, dan mampu pula memerintah angin.

Demikianlah kalau Allah berkehendak menjadikan manusia memiliki kemampuan luar biasa, dan kemampuan itu muncul dalam keadaan tertentu. Atau bisa juga dimunculkan setelah melalui proses yang lama dan berat, yaitu melalui latihan ataupun dzikir tertentu, dan proses itu tidak instan, proses itu panjang, berat dan memerlukan kesabaran serta istiqomah, walaupun Allah tidak menutup kemungkinan hal semacam itu bisa muncul secara instan.

Menurut penelitian para ahli, bahwa dalam diri setiap manusia menyimpan potensi yang luar biasa, dan potensi itu tersembunyi rapi dalam dirinya. Dan selama ini, potensi tersebut tertutup rapat oleh berbagai sebab. Orang yang mampu membuka hijab apa yang menjadi penutup kekuatan dalam dirinya itu, maka orang itu akan mampu melakukan sesuatu yang luar biasa, yang dalam kondisi normal, orang tidak mampu melakukannya.

Tidak jarang kekuatan luar biasa yang ada dalam diri ini muncul secara mendadak pada saat kita dalam kondisi terdesak. Dalam keadaan terdesak, dikejar anjing, orang akan mampu melompat pagar yang tinggi, yang dalam kondisi normal, tidak mungkin pagar itu mampu dilompati. Seorang bapak akan mampu mengangkat mobil yang beratnya lumayan yang sedang menghimpit anaknya, dan masih banyak contoh lain yang menggambarkan betapa kekuatan dalam diri manusia akan muncul dengan sendirinya begitu dalam kondisi terdesak. Kejadian mendadak yang mendesak dan rasa terkejut serta khawatir, mampu membuka blocking mental yang selama ini menjadi penutup kekuatan yang tersimpan dalam diri kita. Kekuatan tersembunyi dalam diri setia orang bisa juga dibangkitkan, diaktifkan energy dalam dirinya, lalu diasah dan dirawat, atau dengan kata lain dilatih. Dan proses ini tidak instan, memerlukan waktu lama, kesabaran, istiqomah.

Pada perguruan silat dan seni bela diri, pada tahapan tertentu peserta dilatih untuk membangkitkan dan menggunakan tenaga dalam untuk pertahanan diri dan juga untuk menyerang nusuh. Peserta akan diajarkan tehnik olah napas dan konsentrasi, dan kalau itu dilakukan secara terus menerus dan istiqomah, maka peserta akan mampu memecahkan setumpuk balok es, atau menahan pukulan, ataupun hal hal lain yang bikin orang lain takjub. Kemampuan ini murni dari orang yang bersangkutan, bukan dari jin atau mahluk halus lainnya. Kekuatan ini didapat dari latihan yang panjang dan berat, serta sungguh sungguh, tanpa ditambahi dengan ritual tertentu.

Bagaimana mungkin manusia mempunyai kemampuan seperti itu, wallahu a’lam, Allah maha tau, kenyataan memang begitu. Allah telah menjadikan manusia sebagai sebagai sebaik baik mahluk ciptaanNya, sehingga mahluk yang lain, jin dan malaikat diperintahkan Allah untuk sujud pada manusia. Untuk lebih simplenya, kekuatan yang ada dan tersembunyi dalam tubuh kita ini, kita sebut saja dengan energy. Sebagaimana yang kita tahu dalam ilmu fisika, setiap benda punya energy, termasuk benda matipun punya energy yang tersimpan didalamnya. Begitu juga dengan manusia, pasti menyimpan energy, dan energy ini adalah sumber dari power, kekuatan diri manuasia itu sendiri. Dan energy ini rapi tersembunyi dalam tubuh kita.

Begitu energy ini diaktifkan, maka energy ini siap digunakan untuk apa saja, tergantung kita. Dan energy yang ada dalam tubuh kita ini adalah energy pintar, smart energy. Kita perintah apapun, pasti dia akan
melaksanakan perintah itu tanpa meleset. Baik perintah itu positif ataupun negative.

Kalau kita fokuskan energy ini untuk Healing, pengobatan, baik untuk pengobatan diri sendiri ataupun orang lain, maka energy kitapun akan mampu mengobati. Dalam hal pengobatan, energy ini bisa kita analogikan sebagaimana sinar lasser, kalau sinar lasser kita tembakkan ke titik tertentu sebagai sumber penyakit, maka titik penyakit itu akan mati karena sinar lasser. Demikian juga dengan energy yang ada dalam tubuh kita ini, kalau kita arahkan ke titik yang sakit dan kita perintahkan untuk membunuh virus penyakit dan menyembuhkan, maka insya Allah, sembuh. Cuma bedanya, kalau sinar lasser kita tembakkan ke titik penyakit, dia akan membunuh virus penyakit, tapi sekali gus merusak sel sel yang lain disekitar sumber penyakit tersebut, namun kalau energy, tidak akan merusak sel disekitar sumber penyakit.

Lalu, apakah bisa kekuatan yang ada dalam tubuh kita ini dipergunakan untuk yang lain, selain untuk penyembuhan, jawabnya tentu saja bisa. Dan itu dibuktikan oleh banyak perguruan silat, tai chi, atau perguruan tenaga dalam, walaupun murni hanya dengan menggunakan power yang ada dalam dirinya, tenaga dalam, tanpa ilmu karomah, mereka mampu menunjukkan kekuatan yang melebihi orang kebanyakan.

Sebagaimana firman Allah dalam Al Quran, bahwa jin dan manusia diciptakan hanya untuk beribadah kepada Nya. Oleh karena itu apapun yang kita lakukan janganlah lepas dari bingkai ibadah, apapun yang

kita perbuat kalau kita niatkan hanya untuk ibadah semata, subhanallah, maka pahala akan kita dapatkan, insya Allah. Begitu juga dengan kekuatan, power, energy yang kita miliki dalam tubuh kita ini, hendaknya kita pergunakan untuk hal hal yang diridhoi Allah semata. Sebagai penutup, kami cuplik kata kata hukamah :



Jangan heran melihat orang bisa terbang, karena burung juga bisa terbang.

Juga jangan heran melihat orang bisa berjalan diatas air, karena bebek juga

bisa berjalan diatas air. Akan tetapi heranlah dan kagumlah kepada orang

yang bisa rendah hati, tidak sombong diri, ketahuilah, semakin dalam

orang itu merendahkan diri dihadapan Allah, maka semakin dekatlah hamba itu

dihadapan Allah, kalau sudah demikian maka karomah karomah Allah akan mudah

sekali dia terima.



Semoga tulisan yang sederhana ini membawa

manfaat bagi kita semua.

Wassalam